Jabar I Dorong Peran Konsultan Pajak Bandung Bantu Kejar Sasaran Pajak

Berita Pajakyang tergabung dalam Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) wajibmeningkatkan perananya menjadi mitra Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam mempertinggi kepatuhan harus pajak.

“Konsultan pajak memiliki peranan penting & strategis pada sistem perpajakan di Indonesia, di antaranya menjadi penghubung harus pajak menggunakan DJP,” ujar Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor melalui Zoom Meeting pada Bandung (Kamis, 28/1).

Suasana pengenalan daring

Acara Sosialisasi Undang-Undang Cipta Kerja Cluster Perpajakan secara daring ini diikuti sekitar 170-an konsultan pajak yg tergabung dalam IKPI Cabang Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Neil mengungkapkan, data per lepas 18 Januari 2021, jumlah neto penerimaan pajak 2020 yang terkumpul pada Jabar I sebesar Rp23,9 triliun.
Selain itu, menurut sisi kepatuhan formal, realisasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2019 sampai 31 Desember 2020 mencapai 1.131.391 wajibpajak. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 22,67% dari total SPT Tahunan yang disampaikan pada 2019 yg hanya mencapai 922.338 wajibpajak. Secara persentase, jumlah pelaporan itu setara 104,42% dari sasaran kepatuhan SPT Kanwil DJP Jawa Barat I sebesar 1.083.485 wajibpajak.

Atas capaian tersebut, yang terbaru (Selasa, 26/1) Kanwil DJP Jawa Barat I memperoleh penghargaan berdasarkan Menteri Keuangan RI sebagai unit vertikal DJP menggunakan Kinerja Pencapaian Target Tingkat Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan WP Badan dan Orang Pribadi tahun 2020 terbaik keempat nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada harus pajak & semua pihak, termasuk pada semua anggota IKPI cabang Bandung atas kiprah sertanya membantu wajibpajak dalam memenuhi kewajiban pajaknya pada tahun 2020,” ungkapnya.

Menurut Neil, konsultan pajak wajibterus mendorong wajib pajak buat memenuhi kewajiban pajaknya menggunakan sahih. “Seperti menyiapkan pelaporan pajak, anugerah saran kepada wajibpajak mengenai penerapan peraturan perpajakan, dan mewakili wajibpajak dalam berhubungan dengan DJP mengenai pemenuhan kewajiban perpajakannya,” kata Neil.

Konsultan pajak juga bisa berperan dalam berbagi informasi tentang undang-undang perpajakan & sistem perpajakan pada bentuk yg lebih gampang dimengerti oleh wajib pajak.

Selain itu, konsultan pajak dapat menaruh masukan terkait kebijakan perpajakan sehingga bisa Konsultan Pajak Bandung dijadikan pertimbangan pada perbaikan sistem perpajakan.

“Mengingat konsultan pajak memiliki peran yang sangat krusial, maka melalui program ini kami berharap bisa menaikkan sinergi antara IKPI Cabang Bandung & Kanwil DJP Jawa Barat I dalam membangun kesadaran, pemahaman, dan kepatuhan masyarakat pada melaksanakan kewajiban perpajakannya, khususnya wajibpajak pada wilayah kerja Kanwil DJP Jawa Barat I,” imbuhnya.

Neil mengatakan, saat ini negara membutuhkan dana untuk mengatasi pengaruh pandemi Covid-19. Penerimaan pajak merupakan kontributor primer pada APBN. Sejak 2009, kontribusipenerimaan pajak pada atas 70% menggunakan tren terus meningkat.

“Di tahun 2021, dari data APBN di laman Kemenkeu.go.id, kiprah penerimaan pajak merupakan sebesar Rp1444, 5 triliun atau 82, tiga% dari keseluruhan pendapatan negara sebesar Rp1743,lima triliun,” ujarnya.

Dia menjelaskan, alokasi penggunaan dana pajak tersebut selain untuk operasional generik bagi negara, juga akan digunakan diantaranya untuk mendukung kebutuhan acara vaksinasi yg sekarang sedang berjalan & melanjutkan program pemulihan ekonomi nasional. “Negara kita membutuhkan dana untuk Kesehatan, Perlindungan sosial misalnya Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Bansos tunai, Kartu Pra Kerja, bonus (subsidi) listrik, dan dukungan UMKM serta dunia usaha,” tandasnya.

Baca pula : Universitas Muhammadiyah Bandung Gelar Webinar Insentif PajakOleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh anggota IKPI Cabang Bandung untuk bersinergi & mengawal pencapaian target penerimaan pajak tahun 2021, khususnya di Kanwil DJP Jawa Barat I. “Mari bersinergi, mendorong harus pajak buat melaksanakan kewajiban perpajakannya, baik pelaporanSPT maupun pembayaran pajaknya dengan baik dan benar,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua IKPI Bandung Florentius Adhi Prasetyo menyatakan akan mendukung upaya Kanwil DJP Jawa Barat I buat mencapai sasaran kepatuhan SPT Tahunan lebih cepat. “Saya mengimbau anggota IKPI agar mendorong harus pajak lapor SPT lebih awal. Jangan mepet jatuh tempo,” tegasnya. (HP)